Mekanisme Kerja Reseptor Hormon Steroid

Content:
  • Mekanisme Kerja Enzim Schardinger
  • Hormone str bs 1
  • Topik 3 Gonadotropin Hormones - online-casino-player.info
  • Topik 3 Gonadotropin Hormones - [DOCX Document]
  • Anti inflamasi steroid
  • Respon Saat Stres Hormon Adrenalin

    Mekanisme Kerja Enzim Schardinger

    mekanisme kerja reseptor hormon steroid Slideshare uses cookies to improve functionality and performance, and to provide you with relevant advertising. If you continue browsing the site, you agree to the use mekanisme kerja reseptor hormon steroid cookies on this website. See our User Agreement and Privacy Policy. See our Privacy Policy and User Agreement for details. Ateroid on Apr 8, SlideShare Explore Search You.

    Hormone str bs 1

    mekanisme kerja reseptor hormon steroid

    Slideshare uses cookies to improve functionality and performance, and to provide you with relevant advertising. If you continue browsing the site, you agree to the use of cookies on this website. See our User Agreement and Privacy Policy. See our Privacy Policy and User Agreement for details. Published on Apr 8, SlideShare Explore Search You. Successfully reported this slideshow. We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads.

    You can change your ad preferences anytime. Metabolisme obat - Anak-farmasi. Show related SlideShares at end. Full Name Comment goes here. Are you sure you want to Yes No. Embeds 0 No embeds. No notes for slide. Anti inflamasi steroid 1. Anti Inflamasi Steroid 2.

    Rasa panas kalor 3. Rasa sakit dolor 4. Asam arakidonat tidak terbentuk berarti prostaglandin juga tidak akan terbentuk.

    Suatu molekul steroid yang dihasilkan secara alami oleh korteks adrenal tubuh dikenal dengan nama senyawa kortikosteroid. Anti Inflamasi Steroid 6. Contohnya antara lain adalah deksametason, prednison, metil prednisolon, triamsinolon dan betametason.

    Molekul hormon memasuki sel melewati membran plasma secara difusi pasif. Hanya di jaringan target hormon ini bereaksi dengan reseptor protein yang spesifik dalam sitoplasma sel dan membentuk kompleks reseptor-steroid. Kompleks ini mengalami perubahan komformasi, lalu bergerak menuju nukleus dan berikatan dengan kromatin. Ikatan ini menstimulasi transkripsi RNA dan sintetis protein spesifik.

    Kortikosteroid kerja sedang dengan masa paruh 12 — 36 jam, yaitu metilprednisolon, prednison, prednisolon, dan triamsinolon. Obat-obat Kortikosteroid Dexamethason 9. Hal ini menyebabkan peningkatan kadar gula dalam darah sehingga pemberian obat ini pada penderita diabetes melitus sebaiknya dihindari.

    Oleh karena itu penggunaan deksametason dexamethasone pada pasien yang memiliki resiko besar seperti usia lanjut sangat tidak dianjurkan. Untuk anak-anak, hal ini dapat menghambat pertumbuhan, khususnya pertumbuhan tulang. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya penurunan sistem kekebalan tubuh Dosis boleh dikurangi setelah 2 — 4 hari, dan dihentikan secara bertahap selama 5 — 7 hari. Untuk kemoterapi melalui continuous infusion: Untuk mengatasi rasa sakit itu, para dokter biasanya menggunakan satu jenis obat yang bernama tramadol.

    Tramadol bisa mengatasi rasa nyeri dan sakit karena tramadol dapat mempengaruhi otak dalam mengolah reaksi kimia yang mengakibatkan rasa sakit. Obat-obat Kortikosteroid Tramadol Efek samping yang dapat terjadi adalah sebagai berikut: Tramal 50 mg kapsul digunakan secara oral. Penyerapan tramal tidak tergantung makanan dan dapat digunakan tanpa harus makan terlebih dahulu.

    Risiko ketergantungan ini bahkan lebih tinggi pada pasien yang di masa lalunya pernah kecanduan alkohol atau narkoba. Sedangkan untuk morfin suntik, dosis yang diberikan biasanya berkisar antara mg tiap empat jam sekali. Dosis akan diberikan sesuai dengan tingkat keparahan rasa sakit, kondisi pasien. Dosis akan direvisi secara teratur dan disesuaikan dengan respons tubuh terhadap obat.

    Obat-obat Kortikosteroid Lidocain Tidak dianjurkan untuk pruritus dan jerawat. Pada kulit dapat terjadi peningkatan lebar dan buruknya infeksi yang tidak diobati, penipisan kulit dan perubahan struktur kulit, dermatitis kontak, dermatitis perioral. Timbul jerawat atau memperparah jerawat, depigmentasi sedang dan hipertrikosis. Obat-obat Kortikosteroid Betametason Pertama disintesis di Jerman tahun yang kemudian digunakan secara luas sebagai terapi nyeri sedang hingga berat.

    Opioid ini selain mempunyai kekuatan analgesik juga mempunyai efekantitusif yang cukup kuat. Obat-obat Kortikosteroid Hidrokodon Interaksi deksametason dexamethasone dengan obat-obat lain: Konsentrasi serum isoniazid mungkin akan menurun jika diberikan bersamaan dengan deksametason dexamethasone.

    Penggunaan vaksin hidup pada pasien yang menggunakan deksametason dexamethasone sebaiknya dihindari. Interaksi prednison dengan obat-obat lain: Oleh sebab itu jika diberikan bersamaan, maka dosis ; kortikosteroid harus disesuaikan untuk menghindari toksisitas steroid Hal ini dapat menurunkan kadar salisilat di dalam serum, dan apabila terapi kortikosteroid dihentikan akan meningkatkan risiko toksisitas salisilat.

    Beberapa laporan menunjukkan adanya peningkatan dan laporan lainnya menunjukkan adanya penurunan efek antikoagulan apabila diberikan bersama-sama dengan kortikosteroid. Oleh sebab itu indeks koagulasi harus selalu dimonitor untuk mempertahankan efek antikoagulan sebagaimana yang diharapkan.

    Interaksi hidrokortison dengan obat-obat lain: Interaksi Makanan Ketika dalam terapi dengan hidrokortison sistemik, sebaiknya kurangi konsumsi garam, dan makan makanan yang banyak mengandung kalium dan tinggi protein Interaksi Obat Obat-obat yang menginduksi enzim-enzim hepatik, seperti fenobarbital, fenitoin, dan rifampisin dapat meningkatkan klirens kortikosteroid. Oleh sebab itu jika terapi kortikosteroid diberikan bersama-sama obat-obat tersebut, maka dosis kortikosteroid harus ditingkatkan untuk mendapatkan hasil sebagaimana yang diharapkan.

    Obat-obat seperti troleandomisin dan ketokonazol dapat menghambat metabolisme kortikosteroid, dan akibatnya akan menurunkan klirens atau ekskresi kortikosteroid. Oleh sebab itu jika diberikan bersamaan, maka dosis kortikosteroid harus disesuaikan untuk menghindari toksisitas steroid. Kortikosteroid dapat meningkatkan klirens aspirin dosis tinggi yang diberikan secara kronis. Aspirin harus digunakan secara berhati-hati apabila diberikan bersama- sama dengan kortikosteroid pada pasien yang menderita hipoprotrombinemia.

    Efek kortikosteroid pada terapi antikoagulan oral bervariasi. You just clipped your first slide! Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later. Now customize the name of a clipboard to store your clips. Visibility Others can see my Clipboard.

    Topik 3 Gonadotropin Hormones - online-casino-player.info

    mekanisme kerja reseptor hormon steroid

    Topik 3 Gonadotropin Hormones - [DOCX Document]

    mekanisme kerja reseptor hormon steroid

    Anti inflamasi steroid

    mekanisme kerja reseptor hormon steroid